Ini Alasan Mengapa Pesawat Terbang Dilarang Melintasi Ka’bah

Ini Alasan Mengapa Pesawat Terbang Dilarang Melintasi Ka’bah

Melakukan safar perjalanan dengan pesawat terbang banyak dipilih karena dinilai lebih cepat dan aman dibandingkan dengan jenis transportasi darat maupun laut  Namun tahukah Anda, tidak semua tempat atau wilayah boleh dilintasi sembarangan oleh pesawat dengan beragam alasan. Tempat yang tidak boleh dilewati pesawat terbang ini dikenal dengan istilah ‘no-fly zone‘ atau zona larangan terbang. Salah satu tempat di dunia yang ditetapkan sebagai zona larangan terbang adalah Masjidil Haram di kota Mekkah. Ada beberapa alasan tersendiri mengapa pesawat terbang dilarang melintasi Ka’bah yang berada di Masjidil Haram.

Masjidil Haram atau adalah sebuah masjid yang berlokasi di pusat kota Mekkah yang dipandang sebagai tempat tersuci bagi umat Islam. Didalam Masjidil Haram terdapat bangunan Ka’bah, merupakan bangunan yang memiliki nilai suci dan sejarah, dimana Ka’bah adalah tempat yang dijadikan arah kiblat bagi umat Islam di seluruh dunia ketika menunaikan sholat.

Bagi Anda yang sempat menginjakkan kaki di Tanah Suci untuk menunaikan ibadah umroh maupun haji mungkin bertanya-tanya, kenapa tidak ada pesawat yang mengudara di atas Ka’bah. Pemerintah Arab Saudi ternyata melarang ada pesawat terbang melintasi Ka’bah atau Masjiidil Haram. Dikutip dari The Islamic Information, 9 Februari 2021, sebuah teori menunjukkan bahwa ada gelombang magnet besar yang terpancar di atas Ka’bah.

Kalau area tersebut dilintasi pesawat, maka bisa mengacaukan sistem navigasi pesawat dan mengancam keselamatan pesawat. Selain itu, sebuah teori juga menunjukkan bahwa Ka’bah adalah pusat titik Bumi.

Letak Ka’bah yang berada di tengah kutub selatan dan kutub utara membuatnya disebut sebagai “Zero Magnetism Area” dan menjadi pusat Bumi. Hal itulah yang membuat pesawat dan burung tidak bisa terbang di atas Ka’bah.

Baca juga :  Tips Mudah Memilih Travel Umroh Terbaik dan Amanah

Meski begitu, teori adanya gelombang magnet di atas Ka’bah belum bisa dibuktikan secara pasti. Pendapat itu juga ditepis oleh seorang pilot sekaligus pengamat penerbangan Arab Saudi, Hasan Al-Ghamidi.

Menurut Ghamidi, ada regulasi yang mengatur penerbangan dan lintasan pesawat di Arab Saudi. Dilansir TV Orient-news.net, Hasan mengatakan kalau peraturan yang melarang pesawat terbang di sekitar Ka’bah semata untuk kenyamanan para jemaah yang beribadah.

Selain itu, lokasinya yang dikelilingi oleh pegunungan dan perbukitan, suara mesin yang dapat memantul, dan gema suara mesin pesawat dianggap dapat menghambat konsentrasi para jemaah dan mengganggu kekhusyukan ibadah mereka.

Bukan itu saja, suara mesin pesawat juga dikhawatirkan dapat membuat para jemaah, terutama yang punya riwayat sakit jantung. Pelarangan ini rupanya bukan hanya bagi yang melintas di atas Ka’bah, tetapi juga untuk seluruh Kota Mekkah.

Larangan itu juga diperkuat dengan alasan adanya orang nonmuslim yang mungkin berada di pesawat. Seperti yang kita ketahui, orang nonmuslim dilarang memasuki wilayah kota suci Mekkah, sekalipun ia berada di dalam pesawat.

Itulah beberapa alasan mengapa pesawat terbang dilarang melintas di atas Ka’bah atau Masjidil Haram

Leave a Reply